Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
2.00/5 (1 votes)
 

Dilihat:30708

Beranda » Eat, Pray, Love dan Mengasingkan Diri di Ubud

Eat, Pray, Love dan Mengasingkan Diri di Ubud

Fixed Dimensions

Images with fixed dimensions
images/35x35/1.jpg
  1. Bamboo gate

    An ornament gate made of bamboo, which is commonly found in Bali.
  2. Canang

    Canang (a Balinese offering which is a combination of leaves, flowers and incense), commonly found in front of people's doorsteps.
  3. Smiles in every corner

    A few Balinese wearing traditional garbs which are usually worn during certain festivities or while performing rites.
  4. Smaller smiles aren't less sincere

    The children have their own garbs as well.
  5. Paddy field

    An author once walked around the village and was so captivated by the serene paddy fields, he forgot he was supposed to be an Ubud Writers and Readers Festival keynote speaker.
  6. Things That Make You Go Hmm

    These colorful cloths in Pasar Ubud can be tailored into exotic clothings or apparels.
  7. So Many Souvenirs...

    ...so little time. A single stall in Pasar Ubud will provide you with so many fine choices for mementos or souvenirs.
  8. Spirituality Is Part Of Balinese Culture

    Temples and other places of worship can be found almost in every corner of Ubud.
  9. Baby Guling Ibu Oka

    A popular dining place well-known for its pork roast. "Babi Guling" itself is Indonesian for--surprise, surprise--"Pork Roast".

 

Tinjauan

Ikuti jejak langkah Elizabeth Gillbert dalam perjalanannya di Ubud, Anda dapat merasakan keindahan Ubud seperti yang dia rasakan. Novel laris hasil karya Elizabeth Gilbert yang berjudul “Eat Pray Love” bercerita tentang pengalamannya selama lebih dari satu tahun tinggal di Italia, India dan Indonesia dalam pencariannya terhadap keseimbangan batin dan pemenuhan spiritual dalam kehidupan

Ikuti jejak langkah Elizabeth Gillbert dalam perjalanannya di Ubud, Anda dapat merasakan keindahan Ubud seperti yang dia rasakan. Novel laris hasil karya Elizabeth Gilbert yang berjudul “Eat Pray Love” bercerita tentang pengalamannya selama lebih dari satu tahun tinggal di Italia, India dan Indonesia dalam pencariannya terhadap keseimbangan batin dan pemenuhan spiritual dalam kehidupan.

Di mana lagi tempat yang lebih baik untuk mencari keseimbangan hidup dan spiritualitas kecuali di Bali, sebuah pulau dewa dan dewi? Pulau ini lah yang menarik perhatian Elizabeth Gilbert karena kekayaan alam, budaya dan masakannya yang indah dan unik, dan tentu saja, di Bali lah ia akhirnya menemukan cintanya.

Dari Ubud lah dia memulai petualanganya di Bali, dengan bantuan dari temannya, Wayan, seorang tabib tradisional Bali, dan seorang pemuka agama Hindu Ketut Liyer, Liz menemukan kembali kehidupan cintanya. Tinggal di tempat yang dikelilingi oleh pemandangan yang subur dan hijau, berteman dengan orang-orang lokal Ubud, Liz belajar bagaimana menemukan keseimbangan dan makna hidup yang sebenarnya.

Bergabunglah bersama kami dalam kisah “eat, pray and love” dan mengasingkan diri di Ubud, Bali.

Tampilkan Lebih

Lihat dalam Peta

Acara Terkait

01-05

Oct 2014

Lihat Acara Lainnya

Akomodasi

Tinggal untuk beberapa hari, minggu, atau bahkan lebih dari yang Anda rencanakan, akan selalu menjadi saat yang indah dan berharga. Anda bebas memilih hotel baik yang mewah atau yang sederhana. Atau merasakan hotel dimana Liz menginap dengan ditemani pohon-pohon tropis, kolam renang dan buah-buahan tropis yang segar dengan harga yang terjangkau di bawah Monkey Forest Road.

Tinggal untuk beberapa hari, minggu, atau bahkan lebih dari yang Anda rencanakan, akan selalu menjadi saat yang indah dan berharga. Anda bebas memilih hotel baik yang mewah atau yang sederhana. Atau merasakan hotel dimana Liz menginap dengan ditemani pohon-pohon tropis, kolam renang dan buah-buahan tropis yang segar dengan harga yang terjangkau di bawah Monkey Forest Road.

Berbelanja

Kunjungi Pasar Ubud dan kagumi suvenir khas Bali yang indah. Pasar ini juga merupakan tempat yang tepat untuk berburu beberapa barang antik. Manjakan diri Anda dengan membeli barang-barang antik, dekorasi atau kain tradisional, semua dijual dengan harga yang bisa ditawar jadi bersiaplah untuk tawar-menawar.

Kunjungi Pasar Ubud dan kagumi suvenir khas Bali yang indah. Pasar ini juga merupakan tempat yang tepat untuk berburu beberapa barang antik. Manjakan diri Anda dengan membeli barang-barang antik, dekorasi atau kain tradisional, semua dijual dengan harga yang bisa ditawar jadi bersiaplah untuk tawar-menawar.

Berkeliling

Pelarian Anda ke Ubud akan dimulai pada saat Anda membongkar tas Anda di hotel pilihan Anda yang tenang seperti yang Liz lakukan. Dia menenangkan tubuh dan pikiran di kamarnya yang dikelilingi oleh pemandangan yang indah dan kemudian bertemu dengan penduduk setempat yang menawan. Mereka akan membantu Anda selama kunjungan Anda di Aali, itulah keramahan Ubud.

Pelarian Anda ke Ubud akan dimulai pada saat Anda membongkar tas Anda di hotel pilihan Anda yang tenang seperti yang Liz lakukan. Dia menenangkan tubuh dan pikiran di kamarnya yang dikelilingi oleh pemandangan yang indah dan kemudian bertemu dengan penduduk setempat yang menawan. Mereka akan membantu Anda selama kunjungan Anda di Aali, itulah keramahan Ubud.

Transportasi

Ketika Anda tiba di Ubud Anda akan disambut dengan aroma canang (sesajen Bali; kombinasi dari daun, bunga dan dupa). Anda akan melihat senyum di wajah Bali yang asli, yang akan menyambut Anda dengan ramah.

Anda bisa menuju ubud dengan menggunakan taksi  atau agen perjalanan.

Ketika Anda tiba di Ubud Anda akan disambut dengan aroma canang (sesajen Bali; kombinasi dari daun, bunga dan dupa). Anda akan melihat senyum di wajah Bali yang asli, yang akan menyambut Anda dengan ramah.

Anda bisa menuju ubud dengan menggunakan taksi  atau agen perjalanan.

Kuliner

Cicipi masakan Bali yang pedas di ‘Warung Babi Guling Ibu Oka’ di Jalan Sweta Ubud, seberang Istana Ubud. Hanya berjalan kaki selama lima menit ke sebelah kiri Pasar Ubud. Tetapi jika Anda rindu dengan masakan khas daerah Anda, dan ingin mencari menu yang bervariasi berselancarlah di sepanjang Jalan Raya Ubud (jalan utama Ubud). Selama pembuatan film Eat, Pray, Love, Julia Roberts diun

Cicipi masakan Bali yang pedas di ‘Warung Babi Guling Ibu Oka’ di Jalan Sweta Ubud, seberang Istana Ubud. Hanya berjalan kaki selama lima menit ke sebelah kiri Pasar Ubud. Tetapi jika Anda rindu dengan masakan khas daerah Anda, dan ingin mencari menu yang bervariasi berselancarlah di sepanjang Jalan Raya Ubud (jalan utama Ubud). Selama pembuatan film Eat, Pray, Love, Julia Roberts diundang oleh pemerintah setempat untuk makan di restoran yang menyenangkan di Ubud. Restoran itu pastilah The Lotus yang berada di Jalan Raya Ubud.

Meneguk margarita di “Nuri”, ditambah satu porsi besar rujak dengan sambal kecap (campuran cabai dan kecap), atau masakan Jepang yang elegan di Ryoshi Ubud. Anda dijamin tidak akan datang ke tempat yang sama karena ada banyak restoran dan makanan lezat yang patut Anda coba.

Tampilkan Lebih

Kegiatan

Salah satu kegiatan yang paling populer di sini adalah berjalan-jalan di Jalan Raya Ubud dan Istana Ubud ini merupakan perhentian yang menarik. Jangan lewatkan menatap hijaunya sawah di Tegallalang. Menghirup aroma udara yang sejuk dan merasakan angin mengelus kulit Anda dan memeluk kupu-kupu di perut Anda.

Rasakan budaya lokal dengan melihat pertunjukan Tari Kecak. Atau melihat beberapa karya seni

Salah satu kegiatan yang paling populer di sini adalah berjalan-jalan di Jalan Raya Ubud dan Istana Ubud ini merupakan perhentian yang menarik. Jangan lewatkan menatap hijaunya sawah di Tegallalang. Menghirup aroma udara yang sejuk dan merasakan angin mengelus kulit Anda dan memeluk kupu-kupu di perut Anda.

Rasakan budaya lokal dengan melihat pertunjukan Tari Kecak. Atau melihat beberapa karya seni lokal yang unik di salah satu galeri mengagumkan, seperti galeri Antonio Blanco atau di Galeri Biasa.

Jika Anda datang pada waktu yang tepat, Anda mungkin akan beruntung untuk melihat berbagai festival atau upacara. Mintalah informasi dari penduduk setempat  mengenai kegiatan ini.

Nikmati kehidupan sehari-hari yang santai dan melihat bagaimana orang Bali hidup setia dalam spiritualitas mereka, seperti Ketut Liyer (Tabib yang mendorong Liz untuk jatuh cinta lagi).

Meditasi baik untuk pikiran dan jiwa. Cobalah salah satu dari banyak meditasi dan pusat relaksasi di sekitar Ubud dan belajarlah untuk hidup santai dan merasakan hidup seperti yang Liz lakukan dalam perjalanannya.

Suatu saat Anda pasti ingin kembali lagi untuk bernostalgia dengan pengalaman-pengalaman Anda selama di Ubud.

Tampilkan Lebih

Aktivitas Terkait

Berpetualang

Berpetualang Berparahu, trekking, berselancar, dan panjat tebing,  hanyalah  sebagian petualangan yang mendebarkan jantung yang ditawarkan Indonesia....

selengkapnya

Destinasi Terkait