Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
4.60/5 (5 votes)
 

Dilihat:254226

Beranda » Flores » Semana Santa Larantuka

Semana Santa Larantuka

Fixed Dimensions

Images with fixed dimensions
images/35x35/1.jpg
  1. Bird Watching in Flores Komodo Island

    You can see or doing some activities, watching the eagle in Flores Komodo Island.
  2. Crepes with Mango in Flores Komodo Island

    This is one of nice combination of cuisine in Flores Komodo Island Resort. Crepes with Mango.
  3. Diver Silhouette in Flores Komodo Island

    Enjoy the biodiversity under the sea at Flores Komodo Island.
  4. Enjoying The Afternoon at Flores Komodo Island

    Enjoying the Afternoon at Flores Komodo Island. Photo taken from www.floreskomodo.com
  5. Fish in the Dish

    Fish In the dish. Enjoy cuisine at Flores Komodo Island.
  6. Ikat Salesman in Flores Komodo

    Ikat, traditional textile from Flores. This man is selling ikat directly to the tourist in Flores Komodo Island.
  7. Stone Relics in Flores Komodo Island

    Prehistoric artefak, Stone Relic in Flores Komodo Island.
  8. Traditional War Dance in Flores

    This is the traditional war dance in Flores Komodo Island.
  9. Man Walking with Buffalo

    The picture of a man with buffalo and his children.
  10. Flores Larantuka Paskah

    The spirit of Easter decorated the exotic island of Flores, as the congregation lit their candle for the celebration of Easter night. Photo by Campbell Bridge.
  11. Pasola

    Pasola
  12. Caci

    Caci
  13. mete peanut1

    Mete Peanut
  14. mete peanut2

    Mete Peanut
  15. cancar1

  16. cancar2

  17. cancar3

  18. waerebo1

    Photo by Leonardus Nyoman
  19. waerebo2

    Photo by Leonardus Nyoman

 

Tinjauan

Setiap tahun, sekitar seminggu menjelang Paskah, kota Larantuka di Flores Timur dengan khidmat merayakan Minggu Suci yang dikenal sebagai Semana Santa. Merupakan Prosesi puncak pada hari Jumat Agung atau Sesta Vera. Pusat perayaan diadakan di dua patung suci, yaitu patung Yesus Kristus (secara lokal dinamai Tuan Ana) dan patung Perawan Maria (secara lokal dinamai Tuan Ma). Kedua patung tersebut dibawa oleh misionaris Portugis Gaspardo Espírito Santo dan Agostinhode Madalena pada abad 16. Patung-patung ini hanya ditampilkan kepada publik setiap hari Paskah.

Terletak di wilayah paling timur pulau Flores, Larantuka juga dikenal dengan Kota Reinha atau Tana Nagi, yang merupakan ibu kota kabupaten Flores Timur. Dari Jakarta atau Bali, kota ini dapat diakses dengan penerbangan ke Bandara El Tari di Kupang atau Bandara Wai Oti di Maumere. Berkutnya melanjutkan perjalanan darat sekitar 3 jam menuju kota.

Kota ini memiliki pengaruh kuat kolonial Portugis dan dikenal sebagai salah satu tempat dimana agama Khatolik berkembang di Indonesia. Lebih dari empat abad, kawasan ini telah mewarisi tradisi Katolik melalui peran masyarakat umum dari pada melalui pastor. Raja Larantuka, misionaris, persaudaraan para rasul dari rakyat biasa (Confreria), suku Semana, dan suku Kakang (suku Kakang Lewo Pulo), serta suku Pou (Suku Lema) telah memainkan peran penting dalam pengembangan Katolik di wilayah Larantuka.

Dalam acara Pekan Suci ini, kota Larantuka yang biasanya tenang berubah ramai karena disesaki peziarah dan jemaat dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dari seluruh dunia.

Semana Santa dimulai dengan penyalaan lilin saat berziarah ke makam keluarga di Pemakaman Katholik Reinha Rosari. Selain berziarah, beberapa acara lainnya juga dilaksanakan seperti prosesi Jumat Agung mengelilingi Kota, pengusungan tubuh Yesus Kristus. Prosesi ini menempatkan Yesus sebagai pusat ritual dan menempatkan Ibu Maria sebagai ibu yang berkabung (Mater Dolorosa) karena menyaksikan penderitaan Yesus anaknya sebelum dan saat disalib.

Prosesi Jumat Agung atau Sesta Vera merupakan puncak dari rangkaian perayaan Semana Santa (pekan suci) Paskah. Pagi sebelum puncak acara, arak-arakan Tuan Menino (bayi Yesus) dilakukan lewat laut. Menggunakan perahu dayung kecil, diikuti perahu-perahu lain. Jauh di samping dan belakangnya, masyarakat mengantar menggunakan perahu motor. Siang harinya dilanjutkan arak-arakan Tuan Ma dan Tuan Anna menuju Katedral. Dari titik inilah prosesi Sesta Vera dengan jutaan lilin dimulai. Selama malam Jumat Agung, lilin dinyalakan sepanjang 2 km di jalan dan di depan rumah penduduk yang dilalui prosesi.

Semana Santa dimulai dengan Trewa Rabu pada pertengahan minggu Paskah. Pada hari ini, berkumpul di Kapel Devotees dan berdoa untuk mengenang pengkhianatan Yudas Iskariot yang menyebabkan penangkapan Yesus dan shackling. Ini adalah saat dimana kota Larantuka berubah menjadi Kota Berkabung, tenggelam dalam kekhidmatan dan refleksi pemurnian jiwa.

Ada beberapa hotel dan fasilitas akomodasi yang tersedia di wilayah tersebut, jadi jika Anda berencana untuk menghadiri Semana Santa pastikan semua persiapan termasuk pemesanan hotel dan travel sudah dilaksananakan. Sejumlah agen perjalanan menawarkan paket khusus untuk memudahkan perjalanan Anda. Silahkan klik Cari Agen Perjalanan.

Lihat dalam Peta

Semana Santa Larantuka

Destinasi Terkait

Cari

Aktivitas Terkait

Desa Tradisional

Desa Tradisional Sebagai negara dengan lebih dari 350 kelompok etnik, keanekaragaman budaya Indonesia layak untuk  dijelajahi. Temukan kebudayaan unik and...

selengkapnya

Berjalan-jalan

Berjalan-jalan Berjalan-jalan selama setengah hari atau sehari penuh di hari libur atau diantara acara konferensi selalu menjadi pengantar yang indah dalam tujuan...

selengkapnya