Beranda Cerita Negeriku Berita Acara Hubungi Kami Faq's

Login User

Destinasi di Indonesia

Harap Login untuk voting
0.00/5 (0 votes)
 

Dilihat:10562

Beranda » Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu : Kenangan dari Bapak Pendiri Bangsa

Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu : Kenangan dari Bapak Pendiri Bangsa

Fixed Dimensions

Images with fixed dimensions
images/35x35/1.jpg
  1. Rumah Pengasingan Bung Karno

  2. Rumah Pengasingan Bung Karno

  3. Rumah Pengasingan Bung Karno

  4. Sepeda Peninggalan Bung Karno di Bengkulu

  5. Rumah Kediaman Ibu Fatmawati, Bengkulu

  6. Mesin Jahit Yang Digunakan Untuk Menjahit Bendera Pusaka

 

Tinjauan

Di bangku sekolah Anda pastinya mengetahui tentang pengasingan Ir. Soekarno di Bengkulu pada 1938-1942. Nah, rumah kediaman tempat pengasingan presiden pertama Indonesia ini layak untuk menjadi pilihan yang tidak boleh terlewat saat Anda menyambangi Bengkulu. Saat Idul Fitri, rumah pengasingan ini akan sangat padat dikunjungi wisatawan.

Melanjutkan pengasingannya dari Ende, Flores, kemudian Bun

Di bangku sekolah Anda pastinya mengetahui tentang pengasingan Ir. Soekarno di Bengkulu pada 1938-1942. Nah, rumah kediaman tempat pengasingan presiden pertama Indonesia ini layak untuk menjadi pilihan yang tidak boleh terlewat saat Anda menyambangi Bengkulu. Saat Idul Fitri, rumah pengasingan ini akan sangat padat dikunjungi wisatawan.

Melanjutkan pengasingannya dari Ende, Flores, kemudian Bung Karno menempati rumah ini dari tahun 1938 hingga 1942. Di Bengkulu, Sang Proklamator bertemu dengan Fatmawati, gadis asli Bengkulu yang kemudian menjadi istrinya sekaligus sang penjahit Bendera Sang Saka Merah Putih saat Proklamasi 17 Agustus 1945.

Lokasi Rumah Pengasingan Bung Karno terletak di Jalan Jeruk yang sekarang berganti nama menjadi Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Lokasinya di pusat kota akan memudahkan Anda menemukannya.

Di rumah ini tersimpan benda-benda peninggalan Bung Karno yang memiliki nilai sejarah sekaligus menemani Bapak Proklamator dalam menyusun strategi-strategi perjuangan selama di pengasingan. Pembagian ruangan dan penataan koleksi benda bersejarah di rumah ini rapi dan teratur.

Rumah pengasingan ini ukuran aslinya adalah 162 m² dengan bangunan 9 x 18 m. Bentuk bangunannya empat persegi panjang tidak berkaki dan dindingnya polos. Memiliki halaman yang cukup luas dengan atap berbentuk limas. Pintu utamanya berdaun ganda berbentuk persegi panjang dengan jendela persegi panjang berhias kisi-kisi. Belum diketahui kapan rumah ini pertama kali didirikan namun diperkirakan dibangun awal abad ke-20.

Awalnya rumah tersebut merupakan milik pengusaha Tionghoa bernama Tan Eng Cian yang bekerja saat itu sebagai penyumplai  sembako untuk Pemerintah Hindia Belanda. Anda masih dapat melihat ciri rumah Cina dari bangunannya pada lubang angin yang terdapat di atas jendela dan pintu bermotif huruf Cina. Rumah ini kemudian disewa oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk menempatkan Bung Karno selama diasingkan di Bengkulu.

Saat ini bangunan lamanya masih dipertahankan seperti awalnya hanya saja pada 2006 Pemprov Bengkulu menambahkan bangunan bernama Persada Bungkarno yang berfungsi sebagai museum, perpustakaan, ruang pertemuan, dan gedung pertunjukan. Untuk masuk ke rumah Bung Karno ini, Anda dikenakan biaya Rp2.500,-

 

 

Tampilkan Lebih

Lihat dalam Peta

Akomodasi

Di kota Bengkulu ada beragam pilihan hotel yang dapat Anda pilih. Berikut referensinya untuk Anda.
 
Hotel Grage Horizon 
Jl. Pantai Nala 142, Angkat Bawah, Bengkulu
Telp : 0736-21722 
Fax : 0736-22072
 
Hotel Rio Asri 
Jl. Veteran No. 63
Bengkulu
Telp : 0736-345000 / 21952 / 25769
Fax : 0736-25728
 
Hotel Bumi Endah
Jl. Fatmawati No. 29, Bengkulu
Telp
Di kota Bengkulu ada beragam pilihan hotel yang dapat Anda pilih. Berikut referensinya untuk Anda.
 
Hotel Grage Horizon 
Jl. Pantai Nala 142, Angkat Bawah, Bengkulu
Telp : 0736-21722 
Fax : 0736-22072
 
Hotel Rio Asri 
Jl. Veteran No. 63
Bengkulu
Telp : 0736-345000 / 21952 / 25769
Fax : 0736-25728
 
Hotel Bumi Endah
Jl. Fatmawati No. 29, Bengkulu
Telp : 0736-21665
Fax : 0736-346442
 
Dena Hotel
Jl. Fatmawati No. 30, Bengkulu
Telp : 0736-341171
Fax : 0736-21066
 
Hotel Samudera Dwinka
Jl. Jend. Sudirman No. 246, Bengkulu
Telp : 0736-21604 / 23128 
Fax : 0736-23128
Tampilkan Lebih

Berbelanja

Anda dapat menjumpai sentra penjulan cenderamata dan oleh-oleh khas Bengkulu yang lokasinya tak jauh dari tempat berdirinya rumah bersejarah ini. Berikut ini beberapa tempat referensinya. 
 
Bengkulu Handicraft and Specific Food 
Jl. Sukarno Hatta Bengkulu
 
Bunian Art and Antique Shop
Jl. Belakang Benteng Bengkulu  
Telp. 0736  341033
 
Askara Art and G
Anda dapat menjumpai sentra penjulan cenderamata dan oleh-oleh khas Bengkulu yang lokasinya tak jauh dari tempat berdirinya rumah bersejarah ini. Berikut ini beberapa tempat referensinya. 
 
Bengkulu Handicraft and Specific Food 
Jl. Sukarno Hatta Bengkulu
 
Bunian Art and Antique Shop
Jl. Belakang Benteng Bengkulu  
Telp. 0736  341033
 
Askara Art and Gallery 
Jl. Salak No.102 Panorama Bengkulu
Telp.  0736 24875
 
MF Handicraft
Jl. A. Yani. No. 14 Bengkulu 
Telp. 0736 345814
 
Anggrek Biru (Batik dan Songket Bengkulu)
Jl. A. Yani No. 14 Bengkulu 
Telp. 0736 343211
 
LA-Mentique (Kain Besurek / Batik Bengkulu) 
Jl. Putri Gading Cempaka No. 30 
Telp. 0736 341081 
 
Dekranasda (Handicraft) 
Jl. Pantai Nala. Bengkulu
 
Ovella Gallery (Industri Kain Besurek) 
Jl. Sutoyo No.6 Tanah Patah Bengkulu 
Telp. 0736 22387
 
Limura (Batik Bengkulu) 
Jl. S. Parman, No. 16 Bengkulu 
Telp. 0736  342271
 
Emping mlinjo juga dapat menjadi oleh-oleh makanan dari Bengkulu. Temukan di di Jl. Soekarno, Jl. Pantai Nala 142. Ny. Khamsia adalah salah satu penjualnya  sejak tahun 1984. Dijual dalam dua bentuk, kotak-kotak untuk yang dijual per ikat dan bulat-bulat untuk yang dijual per kilogram. Harga per 10 ikatnya Rp5.000,-. Sedang harga per kilogram mencapai Rp 25.000.
Tampilkan Lebih

Transportasi

Rumah Pengasingan Bung Karno ini ada di pusat kota dan tidak jauh dari Kantor Walikota Bengkulu. Lokasinya berjarak sekitar 1,6 km dari Benteng Malborough. 
 
Anda yang datang dari Bandar Udara Fatmawati Bengkulu maka dapat menggunakan taksi, bus, atau mobil sewaan. Sedangkan apabila Anda datang dari Terminal Bus Bengkulu maka dapat menggunakan bus kota jurusan Jalan Soekrano-Hatta lal
Rumah Pengasingan Bung Karno ini ada di pusat kota dan tidak jauh dari Kantor Walikota Bengkulu. Lokasinya berjarak sekitar 1,6 km dari Benteng Malborough. 
 
Anda yang datang dari Bandar Udara Fatmawati Bengkulu maka dapat menggunakan taksi, bus, atau mobil sewaan. Sedangkan apabila Anda datang dari Terminal Bus Bengkulu maka dapat menggunakan bus kota jurusan Jalan Soekrano-Hatta lalu turun di Anggut Atas.
Tampilkan Lebih

Kuliner

Ada secarik kertas yang ditempelkan pada daun pintu lemari di Rumah Pengasingan Bung Karno. Kalimat pada secarik kertas tersebut menceritakan sejarah lemari tua itu yang digunakan untuk menyimpan makanan yang paling disukai Bung Karno selama menjalani masa pengasingan di Bengkulu. Makanan tersebut adalah bagar hiu dan pais ikan.

Bagar hiu merupakan salah satu makanan khas Bengkulu layaknya re

Ada secarik kertas yang ditempelkan pada daun pintu lemari di Rumah Pengasingan Bung Karno. Kalimat pada secarik kertas tersebut menceritakan sejarah lemari tua itu yang digunakan untuk menyimpan makanan yang paling disukai Bung Karno selama menjalani masa pengasingan di Bengkulu. Makanan tersebut adalah bagar hiu dan pais ikan.

Bagar hiu merupakan salah satu makanan khas Bengkulu layaknya rendang. Bedanya, bagar hiu ini menggunakan ikan hiu sebagai bahan baku pengganti daging selain kelapa yang disangrai terlebih dahulu kemudian digiling. Bumbu adalah bawang merah, bawang putih, kunyit, daun jeruk, daun salam, lengkuas, dan aneka bumbu-bumbu dasar lainnya. Bagar hiu ini tidak menggunakan santan meskipun ada kelapanya. Meski merupakan makanan khas Bengkulu tetapi sulit menemukan bagar hiu di Bengkulu. Hal ini disebabkan kelangkaan hiu jenis punai dan hiu tanduk yang menjadi bahan utamanya. Kedua hiu tersebut termasuk hewan yang terancam kepunahannya berdasarkan riset IUCN (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources) atau Serikat Konservasi Dunia. Kesempatan Anda apabila ingin mencicipinya adalah saat Ramadan meski tidak banyak.

Tempoyak barangkali pasti ada di meja makan umumnya keluarga di Bengkulu. Makanan ini berasal dari buah durian yang difermentasi dan biasanya dikonsumsi sebagai lauk nasi. Sambal tempoyak bengkulu juga merupakan salah satu masakan khas bengkulu yang berselera pedas. Sambal tempoyak dimasak menggunakan paduan bahan ikan laut atau ikan sungai yang masih segar atau kadang dicampur udang.

Kuliner khas Bengkulu lainnya adalah pendap dari ikan pais, bagar kambing,  juada tat (kue tat), anak tat, kue satu, perut punai, dan masih banyak yang lainnya.

Berikut beberapa pilihan tempat makan di kota Bengkulu untuk Anda dari Indonesia Travel.

Rafflesia Tower View

Jl. Veteran No 63 Bengkulu

Telp. 0736 34500


Gading Cempaka

Jl. Sukarno Hatta Bengkulu

Telp. 0736 21216


RM Bengkulu

Jl. Kapt Tendean Km 6 Bengkulu


Cafe Hippo

Jl Fatmawati 56b Bengkulu, Indonesia

Telp. 081311287373


Buffet Tris

Jl. Kapt Tendean Km 6 Bengkulu


Pondok Selero

Jl.Veteran no 30 Bengkulu

Telp. 0736 345415


Nusantara Indah

Jl. Barlian No 106 Kampung Cina

Telp. 0736 20254


Nasi Uduk Tanjung Karang

Jl. Sutoyo 31 Bengkulu

Telp. 0736 28969

Embun pagi 2

Jl. Natadirja No 51 Bengkulu

Telp. 0736 26675


Sinar baru

Jl. Natadirja No 68 Bengkulu

Telp. 0736 21475


Sari Wangi

Jl.Suprapto no 170 Bengkulu

Telp. 0736 344425


Pempek Saskia

Jl. Natadirja

Telp.0836 341703


Pempek Cek Toni

Jl. P Tendean

Telp. 08736 344364

Sate Pak Kumis

Jl. Sutoyo Bengkulu

Telp. 0736 344828


Fajar Baru

Jl. Salak No 8 Bengkulu


Sri Solo

Jl. Suprapto No 117 Bengkulu

Telp. 0736 22995


Sate Solo

Jl. Suprapto No 57 Bengkulu

Telp. 0736 24807


Moro Seneng

Jl.S Parman

Telp. 0736 344865


Metro II

Jl. S Parman

Telp. 0736 26838


Metro I

Jl. Flamboyan

Telp. 0736 24491


RM Palembang

Jl. Sudirman

Telp. 0736 21259

Tampilkan Lebih

Kegiatan

Di Rumah Pengasingan Bung Karno Anda dapat melihat langsung sepeda ontel kesayangan Bung Karno. Sejumlah foto yang dipajang secara acak di beberapa ruangannya. Bahkan, ada pula surat cinta Bung Karno untuk Ibu Fatmawati.
 
Beragam buku koleksi Bung Karno tersimpan di dua lemari kaca. Beberapa koleksi buku Bung Karno adalah: “Het Post Zegelboek”, “Jong Java’s Lief en
Di Rumah Pengasingan Bung Karno Anda dapat melihat langsung sepeda ontel kesayangan Bung Karno. Sejumlah foto yang dipajang secara acak di beberapa ruangannya. Bahkan, ada pula surat cinta Bung Karno untuk Ibu Fatmawati.
 
Beragam buku koleksi Bung Karno tersimpan di dua lemari kaca. Beberapa koleksi buku Bung Karno adalah: “Het Post Zegelboek”, “Jong Java’s Lief en Leed”, “The Automatic Letter Writer”, “Plammarion-in Het Stervensuur”, “Mia Bruyn-Buwehand”, “de Rhynmonders”, dan “Katholieke Jeugdbubel”.
 

Koleksi buku musik Bung Karno akan mengarahkan Anda pada kesimpulan bahwa memang Bapak Pendiri Negara ini adalah juga seorang pemusik atau paling tidak mempelajari musik dan tertarik pada musik. 

 
 
Terpajang juga kursi, meja, hingga tempat tidur yang digunakan Bung Karno. Di salah satu ruangannya dapat Anda temukan sebuah mesin jahit antik yang dulunya biasa dipakai Ibu Fatmawati. Sejumlah perlengkapan rumah tangga yang dulu digunakan Bung Karno pun masih tersimpan di sini. 
 
Ada juga beberapa kostum yang biasa dipakai untuk pertunjukan tonil. Dimana saat pengasingannya di Bengkulu, Bung Karno menulis naskah tonil berjudul “Monte Carlo”. Naskah tersebut dipentaskan dimana buktinya tersimpan di beberapa lemarinya berupa kostum para pemeran sandiwara “Monte Carlo” tersebut.
 
Di bagian belakang rumah ini terdapat sumur yang dipercaya membawa berkah. Uniknya banyak orang yang pernah cuci muka ataupun berwudhu dari sumur tersebut.
 
Jangan lewatkan untuk melanjutkan perjalanan wisata sejarah di Bengkulu dengan mengunjungi Rumah Fatmawati yang letaknya hanya 600 meter dari rumah pengasingan Bung Karno. Lokasinya dekat Bundaran Simpang Lima di depan Kantor Walikota Bengkulu. Rumah itu berwarna coklat dan bercirikan bangunan tradisional. Awalnya rumah tersebut adalah tempat tinggal Fatmawati bersama keluarganya  sebelum menikah dengan Bung Karno. Kini bangunannya difungsikan menjadi museum. Anda dapat menemui perabotan dan barang-barang milik Ibu Fatmawati, termasuk mesin jahit yang digunakan untuk menjahit Bendera Merah Putih yang dikibarkan saat Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945.
Tampilkan Lebih

Aktivitas Terkait

Bangunan Bersejarah

Bangunan Bersejarah Banyak keajaiban bangunan tua dunia dapat ditemukan di Indonesia. Mulai dari candi sampai puing-puing istana zaman dahulu kala, mulai dari sisa-sisa...

selengkapnya

Berjalan-jalan

Berjalan-jalan Berjalan-jalan selama setengah hari atau sehari penuh di hari libur atau diantara acara konferensi selalu menjadi pengantar yang indah dalam tujuan...

selengkapnya

Cari

Cari Hotel