Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tenggara
Keterangan

Semenanjung Tenggara dan kepulauan Buton dihuni oleh keturunan Toraja dengan pengaruh kuat dari Kerajaan Islam Bone. Sebagian besar orang di Sulawesi ini adalah Muslim. Sebagian besar wilayah daratan Sulawesi Tenggara ditutupi oleh hutan alami, dengan luas perkebunan jati dan kayu ulin, yang digunakan untuk kerajinan lokal dan memberikan kontribusi bagi perekonomian lokal. Bagi mereka yang menyukai petualangan yang menantang dan ekowisata maka datanglah ke Lambusango dan Hutan Lindung Kakenauwe, Taman Nasional Kepulauan Wakatobi, dan Kepulauan Basilika.
Sejarah
Kerajaan Konawe dari abad ke 10 berada di daerah ini. Tidak lama kemudian bermunculan kerajaan lain seperti Buton, Muna, Kemongga, Tiworo, Kalususu, dan Moronenen.
Abad ke 16, Buton mulai menyebarkan agama Islam. Buton mengikuti Trenate menanam dan menjual rempah-rempah. Buton menjadi tempat strategis untuk berdagang membuat Belanda berhasrat menjajah tempat ini juga. Belanda membuat negara boneka dengan nama Laiwoi, meskipun dengan perlawanan dari penduduk setempat. Setelah pendudukan Jepang, Belanda masih ingin merebut daerah ini tetapi penduduk setempat berhasil mempertahankan tanah mereka.
Sulawesi Tenggara menjadi bagian Indonesia tahun 1950 dan menjadi provinsi terpisah tahun 1964.
Transportasi
Maskapai Garuda Indonesia menyediakan penerbangan langsung dari Jakarta, Surabaya dan Manado ke Kendari.
Masyarakat dan Budaya
Ada lima kelompok budaya yang berbeda yaitu Tolaki, Morunene, Buton, Muna (masyarakat setempat disebut Wanu), dan Bajo.
Kuliner
Makanan laut adalah andalan di sini. Jangan terlewat mencoba ikan bakar atau ikan panggang, kecuali jika anda alergi maka sebaiknya dihindari.
Pisang epe dan pisang hijau yang terbuat dari pisang harus juga Anda coba.
Makanan di sini rasanya agak pedas. Anda harus mencoba Sinonggi, bubur sagu disajikan dengan kerang dan sup ikan. Pokea atau kima skewered dengan saus kacang juga enak, disajikan dengan nasi ketan panggang dan beberapa jenis lontong dibungkus daun pisang.
Untuk souvenir dan makanan ringan Anda harus mencoba bagea, kue yang didominasi rasa jahe, dan jambu mete, enak dimakan dengan teh atau kopi.
Kantor Pariwisata
Jl. Tebau Nunggu No. 2, Kendari 94111
Telp. (62-401) 326634
Fax. (62-401) 327435
website : http://www.sultraprov.go.id/
Benteng Keraton Buton
Belum banyak masyarakat Indonesia mengetahui bahwa Benteng Keraton Buton merupakan benteng terluas dan terunik di dunia. Terletak di kota Baubau...
Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Tenggara » Kota Bau Bau
Taman Nasional Wakatobi: Surga Bawah Laut Yang Menakjubkan
Tahukah Anda bahwa Indonesia memiliki salah satu surga bawah laut paling indah di dunia? Surga bawah laut tersebut dikenal dengan Taman...
Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Tenggara » Kab. Wakatobi
Air Terjun Moramo
Inilah salah satu air terjun terindah di Indonesia yang berlokasi di Kawasan Suaka Alam Tanjung Peropa, Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo,...
Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Tenggara » Kab. Konawe
Pulau Hari
Dari kejauhan nampak garis pantai begitu mulus dipahat ombak kecil yang mengibas halus bibir pantai. Bingkai panoramanya berupa pantai, gundukan...
Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Tenggara » Kota Kendari
Pulau Hoga
Di pulau ini Anda pun akan larut dalam bingkai alam yang amat menggoda. Ikan-ikan warna-warni bercumbu di antara lekukan terumbu karang, bisa...
Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Tenggara » Kab. Wakatobi
Pulau Wangi-Wangi
Deru suara mesin mulai berhenti ketika kapal merapat di Dermaga Mandati, Pulau Wangi-Wangi. Beberapa awak kapal mulai sibuk manambatkan kapal dan...
Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Tenggara
Baubau
Tak banyak orang tahu bahwa di Indonesia terdapat sebuah benteng kuno yang disebut-sebut sebagai benteng terluas di dunia. Benteng tersebut bernama...
Lokasi: Sulawesi » Sulawesi Tenggara » Kota Bau Bau